fpip.umsida.ac.id — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini PGPAUD Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Umsida melaksanakan kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan PLP 1 di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Candi pada 13 hingga 18 April 2026.
Kegiatan selama satu minggu ini dilakukan sebagai tahap awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan sekolah, memahami proses pembelajaran Mahasiswa PGPAUD, serta mengamati secara langsung peran guru dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Mengenal Lingkungan Sekolah yang Ramah Anak
Pelaksanaan PLP 1 menjadi kesempatan penting bagi mahasiswa PGPAUD Umsida untuk melihat secara langsung bagaimana lembaga pendidikan anak usia dini dikelola.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pengamat, tetapi juga belajar memahami budaya sekolah, manajemen lembaga, serta suasana belajar yang dibangun untuk mendukung perkembangan anak.
Selama observasi, mahasiswa mengamati berbagai aspek lingkungan sekolah, mulai dari tata ruang kelas, kelengkapan sarana dan prasarana, hingga keamanan serta kenyamanan area belajar.
TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Candi terlihat memiliki lingkungan yang tertata, bersih, dan ramah anak.
Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang aman dan menyenangkan bagi peserta didik.
Lingkungan sekolah yang baik tidak hanya dilihat dari fasilitas fisik, tetapi juga dari bagaimana sekolah membangun suasana yang dekat dengan kebutuhan anak usia dini.
Ruang kelas, alat permainan edukatif, serta area bermain menjadi bagian dari proses pembelajaran yang membantu anak mengembangkan kemampuan motorik, kognitif, sosial, dan emosional.
Mengamati Pembelajaran Interaktif di Kelas

Selain mengamati lingkungan sekolah, mahasiswa juga mengikuti proses observasi pembelajaran di kelas.
Guru menggunakan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan melalui kegiatan bermain sambil belajar.
Metode tersebut sesuai dengan karakteristik anak usia dini yang membutuhkan pengalaman langsung, aktivitas konkret, dan suasana belajar yang tidak kaku.
Dalam pembelajaran, mahasiswa melihat adanya kegiatan yang mendorong perkembangan motorik halus dan kasar anak.
Anak-anak diajak aktif melalui berbagai aktivitas yang melibatkan gerak, kreativitas, komunikasi, dan kerja sama.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran PAUD tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kemandirian anak.
Nilai-nilai karakter sesuai ajaran Aisyiyah juga tampak dalam kegiatan harian di sekolah.
Guru membimbing anak dengan sikap sabar, komunikatif, dan responsif.
Interaksi antara guru dan anak menjadi salah satu bagian penting yang diamati mahasiswa, karena dari interaksi tersebut terlihat bagaimana guru membangun kedekatan, memberi arahan, serta menciptakan suasana kelas yang kondusif.
Mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa guru PAUD memiliki peran yang sangat luas.
Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga menjadi fasilitator, pendamping, pengarah, dan teladan bagi anak.
Peran ini menuntut kesabaran, kreativitas, serta kepekaan terhadap kebutuhan setiap anak.
Mendampingi Drum Band dan Memperkuat Kesiapan Mengajar
Kegiatan PLP 1 juga memberi pengalaman tambahan bagi mahasiswa melalui pendampingan latihan drum band anak-anak.
Latihan tersebut dilakukan setiap hari sebagai persiapan kegiatan parade drum band sekolah.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa belajar bagaimana membimbing anak dalam aktivitas kelompok yang membutuhkan kedisiplinan, kekompakan, dan semangat berpartisipasi.
Pendampingan drum band memberikan pengalaman nyata tentang cara mengelola anak dalam kegiatan nonakademik.
Mahasiswa belajar memberi motivasi, menjaga ketertiban, serta membantu anak agar tetap menikmati proses latihan.
Pengalaman ini menjadi bekal penting karena pendidikan anak usia dini tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui kegiatan seni, gerak, dan ekspresi diri.
Melalui PLP 1, mahasiswa PGPAUD Umsida memperoleh gambaran awal tentang praktik pendidikan di lapangan.
Observasi yang dilakukan menjadi dasar untuk mengembangkan keterampilan profesional, memahami kebutuhan peserta didik, dan menyiapkan rancangan pembelajaran yang lebih efektif.
Kegiatan ini juga membantu mahasiswa menyadari bahwa menjadi pendidik PAUD membutuhkan kesiapan yang matang.
Guru harus mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan tetap bernilai edukatif.
Dengan pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan semakin siap memasuki tahap berikutnya, yaitu praktik mengajar secara langsung.
Pelaksanaan PLP 1 di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Candi menjadi langkah awal yang bermakna bagi mahasiswa PGPAUD Umsida. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar bahwa pendidikan anak usia dini menuntut kepedulian, ketelatenan, kreativitas, dan kemampuan memahami dunia anak secara utuh.
Penulis: Tim PLP 1
Editor: Nabila Wulyandini
















