fpip.umsida.ac.id — Pada Jumat, 17 April 2026, Universiti Malaya menjadi tuan rumah acara Culture Performance Exchange Show, yang dirancang sebagai platform pertukaran budaya antar negara.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan, merepresentasikan, dan mengapresiasi ekspresi seni serta identitas kultural dari para peserta yang datang dari berbagai belahan dunia.
Acara ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial yang edukatif dan berbasis performatif.
Melalui pertunjukan seni, peserta dapat belajar untuk memahami dan menghargai budaya yang berbeda, sehingga memperkuat hubungan antar negara melalui pendekatan budaya.
Kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperluas wawasan mereka, mengembangkan keterampilan komunikasi lintas budaya, serta memperdalam kompetensi global mereka.
Acara ini melibatkan berbagai universitas mitra, termasuk Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) dan Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP).
Ragam Penampilan Seni yang Memperkenalkan Keberagaman
Penampilan yang disuguhkan dalam acara ini sangat beragam, mencakup berbagai bentuk seni yang mencerminkan kekayaan budaya masing-masing komunitas.
Tarian tradisional, musik etnik, paduan suara daerah, hingga peragaan busana adat menjadi bagian dari rangkaian acara yang berlangsung di auditorium Universiti Malaya.
Setiap penampilan memiliki makna mendalam dan menggambarkan tradisi serta nilai-nilai budaya yang hidup dalam masyarakat peserta.
Misalnya, mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mempersembahkan tari tradisional Jawa yang memikat, sementara perwakilan dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto menampilkan musik etnik yang memperkenalkan instrumen tradisional Indonesia.
Tidak kalah menarik, Cor Jesu Philippines menampilkan tarian yang menceritakan kisah sejarah dan budaya Filipina.
Keberagaman penampilan ini menunjukkan betapa seni memiliki peran penting dalam memperkenalkan dan menjaga kelestarian budaya dunia, serta menjadi jembatan komunikasi antar bangsa.
Mengembangkan Kompetensi Interkultural dan Diplomasi Pendidikan
Acara ini melibatkan berbagai universitas mitra, seperti Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan Cor Jesu Philippines.
Melalui pertukaran budaya yang berlangsung, mahasiswa dapat saling berbagi pengalaman, meningkatkan keterampilan sosial, serta belajar tentang norma, nilai, dan praktik sosial budaya yang berbeda.
Kegiatan ini juga memberikan kesempatan untuk berdialog antar budaya, yang berkontribusi dalam mengembangkan pemahaman dan toleransi di tingkat internasional.
Selain itu, acara ini memperkuat diplomasi pendidikan, di mana mahasiswa dapat memanfaatkan seni sebagai medium untuk berkomunikasi, mempererat persahabatan, dan membangun kerja sama lintas negara.
Dengan memperkenalkan beragam tradisi dan budaya, acara ini diharapkan dapat menumbuhkan sensitivitas budaya yang lebih tinggi dan meningkatkan kompetensi interkultural bagi semua peserta, yang sangat diperlukan di era globalisasi saat ini.
Penulis: Nabila Wulyandini
















