fpip.umsida.ac.id — Sepuluh mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar atau PGSD Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melaksanakan Pengenalan Lapangan Persekolahan I di SDN Kedungrawan 1 mulai Senin, 13 April 2026.
Selama enam hari, mereka mengikuti kegiatan sekolah untuk memahami langsung dinamika pendidikan dasar, mulai dari observasi kelas, wawancara guru pamong, hingga keterlibatan dalam aktivitas pembelajaran.
Kegiatan ini menjadi pengalaman awal bagi mahasiswa untuk melihat bahwa dunia sekolah tidak sesederhana teori yang dipelajari di bangku kuliah.
Di bawah arahan Kepala SDN Kedungrawan 1, Titik Aliyah Wati SPd, mahasiswa mengenal struktur organisasi sekolah, tata kelola pembelajaran, interaksi sosial, serta karakter siswa dari kelas rendah hingga kelas tinggi.
Awalnya, mahasiswa hanya bertugas melakukan observasi. Namun, situasi di lapangan membuat mereka ikut membantu siswa mengerjakan tugas, menjawab pertanyaan sederhana, hingga mendampingi kelas ketika guru berhalangan hadir.
Mahasiswa Belajar Mengelola Kelas dan Karakter Siswa
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa menemukan perbedaan karakter yang cukup kuat antara siswa kelas rendah dan kelas tinggi.
Siswa kelas 1 hingga 3 cenderung lebih mudah diarahkan melalui pendekatan lembut.
Sementara itu, siswa kelas 4 hingga 6 lebih aktif, mandiri, dan membutuhkan ketegasan dalam pengelolaan kelas.
Pengalaman tersebut memberi pemahaman bahwa guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi.
Guru juga perlu memahami karakter siswa, menciptakan suasana belajar yang kondusif, dan menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik.
Mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan pembiasaan kerohanian, seperti tilawah Al-Qur’an, pembacaan surat Yasin, salat dhuha, dan salat dhuhur berjamaah.
Kegiatan ini memperlihatkan bahwa pendidikan di sekolah dasar tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai spiritual siswa sejak dini.
Selain itu, mahasiswa turut mendampingi siswa dalam persiapan lomba gambar bercerita, kria, olahraga, dan latihan menari.
Dari kegiatan tersebut, mereka melihat bahwa potensi siswa tidak hanya tumbuh di ruang kelas, tetapi juga melalui kegiatan non-akademik yang melatih kreativitas dan kepercayaan diri.
Enam Hari yang Mengubah Cara Pandang
PLP I di SDN Kedungrawan 1 meninggalkan kesan mendalam bagi mahasiswa PGSD Umsida.
Selama enam hari, mereka belajar bahwa menjadi guru membutuhkan kesiapan akademik, sosial, dan emosional.
Sapaan sederhana dari siswa, suasana kelas yang aktif, hingga momen perpisahan menjadi pengalaman yang membekas.
Para mahasiswa menyadari bahwa guru bukan hanya pengajar, melainkan sosok yang membangun hubungan, memberi perhatian, dan membantu siswa tumbuh secara utuh.
Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada kepala sekolah, guru pamong, Dosen Pembimbing Lapangan Supriyadi SPdI MPdI, serta seluruh warga sekolah yang telah memberikan ruang belajar nyata selama kegiatan berlangsung.
Penulis: Nabila Wulyandini















