fpip.umsida.ac.id — Program Magister Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) terus menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan dasar.
Melalui mahasiswa yang aktif dan berpengalaman langsung di lapangan, program ini berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan, baik dari sisi akademik, manajerial, maupun pembentukan karakter peserta didik.
Salah satu mahasiswa yang merepresentasikan semangat tersebut adalah Debrina Budi Karenina, mahasiswa Magister Pendidikan Dasar Umsida yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan di salah satu sekolah dasar swasta di Kabupaten Sidoarjo.
Debrina Budi Karenina, atau yang akrab disapa Bu Debri, dikenal sebagai pendidik yang memiliki komitmen tinggi terhadap kedisiplinan dan pembinaan karakter siswa.
Selain menjalankan peran strategis sebagai Waka Kesiswaan, ia juga merupakan guru aktif, ibu rumah tangga, serta mahasiswa program magister.
Peran ganda tersebut dijalani dengan penuh tanggung jawab, mencerminkan semangat profesionalisme dan pembelajaran sepanjang hayat yang menjadi nilai utama dalam dunia pendidikan.
Profesionalisme Waka Kesiswaan dalam Pendidikan Dasar
Sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bu Debri memegang peran penting dalam mengelola dan membina peserta didik.
Tugas tersebut tidak hanya berkaitan dengan tata tertib sekolah, tetapi juga menyangkut pembentukan karakter, kedisiplinan, dan budaya positif di lingkungan sekolah dasar.
Setiap hari, ia memulai aktivitas sekolah dengan penuh kedisiplinan, memastikan bahwa siswa hadir tepat waktu, berpakaian rapi, serta mengikuti aturan yang berlaku.
Lihat Juga: Mahasiswa Psikologi FPIP Lakukan Asesmen di Desa Balongdowo, Kec Candi, Kabupaten Sidoarjo
Ketegasan Bu Debri dalam menjalankan tugas sering kali menjadi ciri khas kepemimpinannya.
Namun, di balik ketegasan tersebut terdapat kepedulian yang besar terhadap perkembangan karakter siswa.
Ia meyakini bahwa pendidikan dasar merupakan fondasi penting dalam membentuk kepribadian anak, sehingga nilai disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian harus ditanamkan sejak dini.
Kedisiplinan yang diterapkan kepada siswa juga ia terapkan pada dirinya sendiri. Mulai dari manajemen waktu, konsistensi dalam menjalankan program kesiswaan, hingga ketelatenan dalam mengelola kegiatan sekolah, semuanya dilakukan dengan penuh tanggung jawab.
Sikap profesional inilah yang menjadikan Bu Debri sebagai figur pendidik yang dihormati di lingkungan sekolah.
Perjalanan Pendidikan dan Prestasi Akademik
Latar belakang pendidikan Bu Debri menunjukkan perjalanan panjang yang penuh dengan prestasi.
Meski berasal dari lingkungan desa, ia dikenal sebagai siswa berprestasi sejak jenjang sekolah dasar hingga menengah.
Konsistensi dalam meraih peringkat pertama di kelas menjadi bukti kegigihannya dalam belajar.
Prestasi akademik tersebut mengantarkannya memperoleh beasiswa penuh saat menempuh pendidikan di SMA Negeri 4 Sidoarjo, salah satu sekolah menengah atas unggulan di Kabupaten Sidoarjo.
Kesempatan tersebut semakin memotivasinya untuk terus berkembang dan mengejar pendidikan setinggi mungkin.
Lihat Juga: FPIP Tekankan Peran Guru Inspiratif Demi Indonesia Emas 2045 di SMAN 1 Krembung
Menariknya, dunia pendidikan bukanlah cita-cita awal Bu Debri. Namun, perjalanan hidup membawanya pada profesi guru, dan dari sanalah ia menemukan makna pengabdian yang sesungguhnya.
Menurutnya, menjadi pendidik bukan sekadar pekerjaan, tetapi panggilan hati untuk berkontribusi langsung dalam membentuk generasi masa depan.
Menjalani Peran Ganda sebagai Ibu, Pendidik, dan Mahasiswa Magister
Selain aktif sebagai guru dan Waka Kesiswaan, Bu Debri juga menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga.
Kesibukan mengajar dan mengelola kegiatan sekolah tidak membuatnya mengesampingkan keluarga.
Ia tetap berupaya hadir dalam kehidupan anak-anaknya, memberikan perhatian, pendidikan, serta teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Keputusan melanjutkan studi ke jenjang magister bukanlah keputusan yang mudah.
Namun, bagi Bu Debri, pendidikan lanjutan merupakan investasi jangka panjang, baik untuk pengembangan diri maupun untuk masa depan keluarga.
Lihat Juga: Kolaborasi PGSD dan Kebidanan Ajak Edukasi Kebersihan Menstruasi di Empat Titik di Sidoarjo
Ia ingin menunjukkan kepada anak-anaknya bahwa perempuan memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk terus belajar dan berkembang.
Semangat inilah yang menguatkannya untuk memilih Program Magister Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Sidoarjo sebagai tempat melanjutkan studi.
Ia percaya bahwa pendidikan magister akan membantunya menjadi pendidik dan pemimpin sekolah yang lebih kompeten dan visioner.
Alasan Memilih Magister Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Pemilihan Program Magister Pendidikan Dasar Umsida didasarkan pada kebutuhan Bu Debri untuk memperdalam kompetensi pedagogik dan manajerial.
Sebagai Waka Kesiswaan, ia menyadari pentingnya pemahaman yang kuat terhadap teori pendidikan, psikologi perkembangan anak, serta strategi pengelolaan peserta didik yang efektif.
Melalui perkuliahan di Magister Pendidikan Dasar Umsida, Bu Debri mendapatkan wawasan mengenai pendekatan pembelajaran terkini, penguatan pendidikan karakter, serta manajemen sekolah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Lihat Juga: Mahasiswa PLP II Mantapkan Kompetensi Kependidikan di SMP Muhammadiyah Mojolaban Sukoharjo Jawa Tengah 2024
Ilmu yang diperoleh tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan tantangan nyata di lapangan.
Program ini juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mengkaji berbagai persoalan pendidikan dasar secara kritis dan solutif.
Hal tersebut sangat membantu Bu Debri dalam meningkatkan kualitas kepemimpinannya di sekolah.
Disiplin sebagai Identitas dan Nilai Kehidupan
Kedisiplinan menjadi nilai utama yang membentuk karakter Bu Debri. Ia memandang disiplin bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan, melainkan sebagai nilai kehidupan yang harus dibiasakan dan ditanamkan secara konsisten.
Nilai tersebut ia peroleh sejak kecil dari lingkungan keluarga dan terus ia pegang hingga saat ini.
Dalam perannya sebagai Waka Kesiswaan, mahasiswa magister, dan ibu rumah tangga, disiplin menjadi fondasi utama dalam menjalankan setiap tanggung jawab.
Lihat Juga: Event Panahan Tingkat Regional di Umsida Libatkan 249 Atlet dari Berbagai Kategori
Ia percaya bahwa kedisiplinan yang kuat akan melahirkan pribadi yang bertanggung jawab, mandiri, dan berintegritas.
Di tengah kesibukannya sebagai pendidik dan Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Bu Debrina tetap menunjukkan komitmen tinggi sebagai mahasiswa S2 Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.
Perkuliahan magister yang menuntut kemampuan berpikir kritis, analitis, dan reflektif dijalaninya dengan penuh kesungguhan. Ia menyadari bahwa tuntutan akademik di jenjang magister tidak ringan, namun hal tersebut justru menjadi tantangan yang memotivasinya untuk terus berkembang.
Harapan dan Kontribusi bagi Pendidikan Dasar
Ke depan, Bu Debri berharap dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam peningkatan mutu pendidikan dasar.
Dengan bekal pendidikan magister, ia ingin mengembangkan program kesiswaan yang tidak hanya berfokus pada tata tertib, tetapi juga pada penguatan karakter dan budaya sekolah yang positif.
Ia juga berharap kehadirannya sebagai mahasiswa Magister Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dapat menjadi inspirasi bagi rekan-rekan pendidik lainnya, khususnya perempuan, untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Lihat Juga: Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia Expo (KMI Expo) 2025 Hadir di Universitas Tidar, Magelang
Menurutnya, pendidikan tinggi justru menjadi sarana untuk memperkuat peran perempuan di keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Baginya, menjalani peran ganda sebagai pendidik dan mahasiswa merupakan proses pembelajaran yang saling melengkapi.
Pengalaman praktis di sekolah memperkaya pemahamannya terhadap teori yang dipelajari, sementara wawasan akademik dari perkuliahan membantu meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan kepemimpinannya sebagai Waka Kesiswaan.
Komitmen inilah yang menjadikan perjalanan akademiknya di S2 Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Sidoarjo tidak hanya bermakna bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi lingkungan sekolah tempat ia mengabdi.
Melalui kiprah mahasiswa seperti Debrina Budi Karenina, Magister Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Sidoarjo terus menegaskan komitmennya dalam mencetak pendidik profesional, berkarakter, dan adaptif terhadap tantangan pendidikan di era modern.
Editor: Nabila Wulyandini














