fpip.umsida.ac.id — Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) yang diikuti oleh para pendidik dari jenjang SMP hingga SMA/SMK.
Kegiatan penutupan berlangsung dengan tertib dan khidmat serta dihadiri oleh pimpinan universitas, unsur fakultas, dan perwakilan pemerintah daerah.
Acara tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP) Umsida, Dr Septi Budi Sartika MPd, Wakil Rektor I Umsida, Dr Hana Catur Wahyuni SST MT serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, M. Nuh SSos MSi Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan dan komitmen bersama dalam meningkatkan kompetensi guru melalui penguasaan teknologi digital.
Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial ini dirancang untuk membekali para pendidik dengan pemahaman dasar mengenai koding serta pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam proses pembelajaran.
Program ini diharapkan dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era transformasi digital.
Guru Didorong Implementasikan Pembelajaran Digital
Sambutan pertama pada acara penutupan disampaikan oleh M. Nuh, S.Sos., M.Si. selaku perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Umsida atas konsistensinya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pelatihan berbasis teknologi.
Ia menyampaikan harapannya agar para peserta dapat mengimplementasikan hasil pelatihan di sekolah masing-masing.
“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta mampu membawa perubahan positif di lingkungan sekolah dan menerapkan pembelajaran yang lebih inovatif,” ujarnya.
Lihat Juga: Pameran Education Media Expo 2025, PGSD UNESA Hadirkan Karya Inovatif
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai program berkesinambungan di masa mendatang.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Rektor I Umsida, Dr Hana Catur Wahyuni SST MT. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa pelatihan ini tidak dimaksudkan untuk menambah beban kerja peserta, melainkan untuk menumbuhkan semangat dan motivasi dalam berinovasi.
“Kami berharap kegiatan ini tidak menambah beban, tetapi justru menambah semangat kita dalam mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar kolaborasi antara Umsida, sekolah, dan pemangku kepentingan lainnya dapat terus terjalin.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja, tetapi dapat dilanjutkan melalui kerja sama pada kegiatan-kegiatan selanjutnya,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, beliau turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan, baik dari segi fasilitas maupun pelayanan.
Penyampaian Kesan dan Pesan Peserta serta Penyerahan Penghargaan

Pada sesi selanjutnya, peserta pelatihan menyampaikan kesan dan pesan selama mengikuti kegiatan.
Mashudi, selaku perwakilan peserta dari kelas A jenjang SMA, menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan pengalaman yang bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini.
“Pelatihan ini sangat membantu kami sebagai pendidik untuk memahami dasar koding dan kecerdasan artifisial yang dapat diterapkan di sekolah,” ungkapnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia menyelenggarakan penyerahan penghargaan kepada peserta terbaik dari masing-masing kelas dan jenjang sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan dan capaian selama pelatihan.
Lihat Juga: Pentas Seni Hari Ibu: “Cahayamu Jalan Pulangku, Dari Ibu untuk Ibu” di Desa Ploso
Untuk kelas A jenjang SMP, penghargaan diberikan kepada Mas Al dari SMP Negeri 1 Sidoarjo. Sementara itu, kelas B jenjang SMP diraih oleh Muhammad Faruq Abafi dari SMP Islam Terpadu Al Mubarokah Porong.
Pada kelas A jenjang SMA/SMK, penghargaan peserta terbaik diberikan kepada Suwidiyanti dari SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, sedangkan kelas B jenjang SMA/SMK diraih oleh Candra Ira Wahyuningtyas dari SMK PGRI 1 Sidoarjo.
Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta untuk terus mengembangkan kompetensi dan berinovasi dalam pembelajaran.
Melalui pelatihan ini, Umsida berharap para pendidik mampu mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh secara berkelanjutan, sehingga dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan selaras dengan perkembangan teknologi di era digital.
Penulis: Anggita
Editor: Nabila Wulyandini















