fpip.umsida.ac.id — Dalam rangka menghidupkan kembali semangat belajar anak-anak setelah menjalani libur panjang, telah diselenggarakan kegiatan bermain game bersama pada 3 Januari 2026 yang bertempat di Balai Desa Sukorejo.
Kegiatan ini dirancang sebagai sarana pemanasan untuk membantu anak-anak kembali beradaptasi dengan rutinitas belajar setelah masa liburan yang cukup lama.
Selama liburan, anak-anak cenderung mengalami penurunan motivasi belajar karena terbiasa dengan aktivitas santai dan minim tuntutan akademik.
Oleh karena itu, kegiatan bermain game dipilih sebagai pendekatan yang menyenangkan dan tidak membebani, namun tetap memiliki nilai edukatif.
“Game ini tidak hanya berfokus pada hiburan, tetapi juga dirancang untuk melatih konsentrasi, kerja sama, serta kemampuan berpikir anak-anak,” tutur Nadia.
Lihat Juga: Pameran Education Media Expo 2025, PGSD UNESA Hadirkan Karya Inovatif
Melalui permainan yang interaktif dan melibatkan partisipasi aktif, diharapkan anak-anak dapat kembali merasakan suasana belajar secara perlahan tanpa tekanan.
Balai Desa Sukorejo dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan tempat yang mudah dijangkau oleh masyarakat serta memiliki fasilitas yang memadai untuk menunjang pelaksanaan kegiatan.
Semangat Anak-Anak dalam Mengikuti Kegiatan Bermain Game
Pelaksanaan kegiatan bermain game berlangsung dengan penuh keceriaan dan antusiasme dari adik-adik yang hadir.
“Sejak awal kegiatan dimulai, anak-anak terlihat sangat bersemangat dan aktif mengikuti setiap permainan yang disediakan,” ujar Nadia.
Antusiasme ini menunjukkan bahwa kegiatan bermain game mampu menjadi pemantik semangat yang efektif setelah lamanya masa liburan.
Anak-anak merasa senang dapat berkumpul kembali, berinteraksi dengan teman sebaya, serta mengikuti aktivitas yang menyenangkan dan menantang.
Selain itu, suasana kebersamaan yang tercipta selama kegiatan memberikan dampak positif bagi kondisi emosional anak-anak.
Lihat Juga: PLP 2 Mandiri Mahasiswa RPL PBI di MA Nurul Huda Kalanganyar Sedati
Mereka tidak hanya bermain, tetapi juga belajar bekerja sama, menghargai aturan, serta mengembangkan rasa percaya diri.
“Nah permainan yang dilakukan secara berkelompok mendorong anak-anak untuk saling berkomunikasi dan mendukung satu sama lain,” lanjutnya.
Hal ini menjadi modal penting dalam membangun kembali kebiasaan belajar yang sehat dan produktif.
Suara Hati dan Dampak Positif bagi Semangat Belajar Anak-Anak
Melalui kegiatan bermain game bersama ini, diharapkan anak-anak dapat memperoleh dorongan awal untuk kembali fokus dalam belajar.
Game yang dilaksanakan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga diharapkan dapat menjadi salah satu strategi pembelajaran yang menyenangkan dan berkelanjutan.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, anak-anak diharapkan mampu membangun kembali rutinitas belajar secara perlahan, meningkatkan konsentrasi, serta menumbuhkan motivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik.
“Harapan ke depan, kegiatan bermain game bersama dapat dijadikan sebagai salah satu metode pendampingan belajar yang inovatif dan kreatif,” ungkap Nadia.
Tidak hanya sebagai kegiatan pemantik semangat setelah liburan, tetapi juga sebagai sarana untuk mengembangkan potensi anak-anak secara menyeluruh.
Lihat Juga: Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial Umsida Dorong Guru Terapkan Pembelajaran Digital
Pendekatan belajar yang menyenangkan diyakini mampu membantu anak-anak menjadi lebih fokus, tidak mudah bosan, serta lebih siap menghadapi tantangan akademik.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara anak-anak, pendamping, dan masyarakat sekitar.
Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan suportif.
Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan dengan konsep yang lebih variatif dan edukatif di masa mendatang.
Penulis: Maritza Nadia
Editor: Nabila Wulyandini













