naungan action

Naungan ACTION Umsida 2025 Inovasi Mahasiswa dalam Pengabdian dan Pendidikan Anak Desa

fpip.umsida.ac.id — Naungan ACTION (Activist of Education) merupakan salah satu naungan pengabdian masyarakat yang digagas oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), khususnya dari Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP).

Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di perkuliahan melalui kegiatan nyata di tengah masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan anak-anak.

Aksi Nyata Mahasiswa Umsida dalam Naungan Action

Menurut penjelasan dari Diva Aurel, salah satu anggota naungan action, kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dua kali dalam seminggu di empat wilayah pengabdian berbeda, yaitu Buduran, Candi, Wonoayu, dan Porong.

Masing-masing wilayah memiliki jadwal pelaksanaan tersendiri agar mahasiswa dapat membagi waktu dengan efektif tanpa mengganggu kegiatan akademik.

Wilayah Buduran: Sabtu–Minggu

Wilayah Candi: Sabtu–Minggu

Wilayah Wonoayu: Jumat–Minggu

Wilayah Porong: Jumat–Sabtu

Kegiatan umumnya dimulai pada pukul 18.00 WIB, kecuali wilayah Porong yang dimulai lebih awal, yakni pukul 16.00–17.00 WIB.

Lihat Juga: Mahasiswa PLP II Prodi PGSD Umsida Ciptakan Mading “Ruang Ilmu dan Reward” di SD Muhammadiyah 1 Gempol

Keempat wilayah tersebut melaksanakan kegiatan di balai desa masing-masing agar mudah diakses oleh anak-anak dan masyarakat setempat, seperti di Balai Desa Ploso (Wonoayu), Gelam (Candi), Sukorejo (Buduran), dan Kedungsolo (Porong).

Dengan jadwal yang teratur dan lokasi yang strategis, mahasiswa berharap kegiatan dari naungan action dapat memberikan kesempatan belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak desa.

Persiapan Matang dan Semangat Tinggi dalam Naungan Action

naungan actionKesuksesan kegiatan naungan action tidak lepas dari proses persiapan yang matang. Sebelum pelaksanaan, tim mahasiswa melakukan rapat koordinasi internal untuk menyusun strategi pembelajaran, membagi peran, serta mempersiapkan materi ajar dan media pembelajaran sederhana.

Setiap anggota tim memiliki tanggung jawab tertentu, mulai dari penyusunan materi, penyiapan alat peraga, hingga perencanaan kegiatan interaktif.

Diva menjelaskan bahwa keberadaan jadwal yang jelas membantu tim dari action untuk bekerja lebih terarah.

“Dengan adanya jadwal, kami bisa menyiapkan materi lebih matang dan anak-anak juga terbiasa dengan rutinitas belajar yang teratur,” ujarnya.

Kegiatan yang dilakukan bukan hanya sebatas pembelajaran akademik, tetapi juga melibatkan berbagai aktivitas kreatif dan edukatif seperti permainan interaktif, kerajinan tangan, serta kegiatan kelompok yang menumbuhkan rasa percaya diri dan kebersamaan pada anak-anak.

Antusiasme peserta menjadi salah satu pendorong utama semangat mahasiswa dalam menjalankan program ini.

Anak-anak terlihat aktif, ceria, dan semangat mengikuti setiap sesi pembelajaran, bahkan tidak jarang mereka meminta kegiatan tambahan atau bertanya lebih lanjut setelah sesi berakhir.

“Adik-adik sangat antusias, mereka senang saat ada permainan edukatif atau kegiatan kreatif yang kami siapkan,” tambah Diva.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Umsida tidak hanya berfokus pada dunia akademik, tetapi juga aktif berkontribusi langsung terhadap pengembangan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan dasar.

Harapan dan Dampak Positif ACTION bagi Anak-Anak Desa

naungan actionAction di bawah naungan FPIP Umsida memiliki visi besar untuk menciptakan perubahan positif di masyarakat, terutama dalam hal peningkatan kualitas pendidikan anak-anak desa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap dapat menjadi bagian dari solusi atas keterbatasan akses pendidikan nonformal di wilayah pedesaan.

Lihat Juga: 576 Mahasiswa Ikuti Orientasi PPG Guru Tertentu Tahap 3 Tahun 2025 Secara Hybrid

“Harapannya, kegiatan yang dilakukan oleh Action ini bisa terus berlanjut dan berkembang, menjangkau lebih banyak anak di desa lain, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan semangat belajar anak-anak,” ungkap Diva.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan mengajar, beradaptasi di lingkungan baru, dan membangun empati sosial yang tinggi.

Kesan yang ditinggalkan pada anak-anak pun sangat positif. Mereka merasa senang karena bisa belajar dengan cara yang menyenangkan tanpa harus mengeluarkan biaya. Banyak dari mereka bahkan menyampaikan harapan agar kegiatan seperti action dapat dilakukan lebih sering.

“Adik-adik merasa senang dan berterima kasih karena bisa belajar sambil bermain. Mereka ingin kegiatan ini terus berlanjut,” jelas Diva.

Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

naungan actionProgram yang dilakukan action bukan hanya sekadar kegiatan pengabdian, tetapi juga cerminan nilai-nilai kepedulian, kreativitas, dan inovasi yang ditanamkan oleh Universitas Muhammadiyah Sidoarjo kepada seluruh mahasiswanya.

Melalui FPIP, Umsida terus mendorong lahirnya mahasiswa yang berjiwa sosial, berdaya cipta tinggi, dan siap menjadi agen perubahan di masyarakat.

Dengan semangat kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat, action membuktikan bahwa pendidikan dapat tumbuh di mana saja, bahkan dari balai desa kecil yang penuh tawa dan semangat belajar anak-anak.

Program ini menjadi wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat membuktikan bahwa mahasiswa Umsida tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peduli dan siap memberi makna bagi sekitarnya.

Penulis: Maritza Nadia Nilamsari

Editor: Nabila Wulyandini

Bertita Terkini

unesa
Ikmal Syarif Petik Pelajaran di UPSSC III 2025 UNESA
January 1, 2026By
LKMM-TD Akbar 2025 FPIP Umsida, Dorong Mahasiswa Lebih Responsif dan Berorientasi Perubahan
December 31, 2025By
Nurul Huda
PLP 2 Mandiri Mahasiswa RPL PBI di MA Nurul Huda Kalanganyar Sedati
December 30, 2025By
pentas seni
Pentas Seni Hari Ibu: “Cahayamu Jalan Pulangku, Dari Ibu untuk Ibu” di Desa Ploso
December 29, 2025By
Mahasiswi Umsida
Mahasiswi Umsida Nabilla Maulidia Sari Ukir Prestasi Pencak Silat di Ajang UPSCC 3
December 27, 2025By
raih juara
Raih Juara 2 di UNESA Pencak Silat Challenge Competition 3, Dana Bagus Prastyo Buktikan Konsistensi Atlet Mahasiswa PGSD Umsida
December 26, 2025By
Ar Razi
DAD ke-XVI IMM Ar Razi FPIP Perkuat Ideologi Kader
December 25, 2025By
mahasiswa
Pembukaan LKMM-TD di Kampus 3: Menumbuhkan Kepemimpinan Mahasiswa Berintegritas
December 24, 2025By

Prestasi

unesa
Ikmal Syarif Petik Pelajaran di UPSSC III 2025 UNESA
January 1, 2026By
Mahasiswi Umsida
Mahasiswi Umsida Nabilla Maulidia Sari Ukir Prestasi Pencak Silat di Ajang UPSCC 3
December 27, 2025By
raih juara
Raih Juara 2 di UNESA Pencak Silat Challenge Competition 3, Dana Bagus Prastyo Buktikan Konsistensi Atlet Mahasiswa PGSD Umsida
December 26, 2025By
medali perak
Dyah Anifahsari Putri Iswahyudi Raih Medali Perak di Kejuaraan Taekwondo KBPP Polri Jatim Cup 3
December 19, 2025By
medali emas
Mahasiswa FPIP Umsida Raih Medali Emas Taekwondo di KBPP Polri Jatim Cup 3
December 17, 2025By

Riset dan Inovasi

Psikologi Al-Fatihah
Pelatihan Psikologi Al-Fatihah oleh Tim Dosen Psikologi Umsida, Tingkatkan Layanan Guru BK SMA Muhammadiyah 3 Tulangan Sidoarjo
August 20, 2025By
buku
Dosen PG Paud Ciptakan Buku Ajar, Musik Mampu Tingkatkan Kecerdasan Anak Usia Dini
February 5, 2025By
literasi
Wisata Literasi Virtual Reality (VR) Ramah Difabel Hadir sebagai Inovasi dari PTI Umsida
January 7, 2025By