fpip.umsida.ac.id — Sebanyak 31 siswa dari SMAN 1 Bangil (Smanba) bersama satu guru bimbingan konseling melaksanakan kegiatan Trial College di Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) pada Selasa, 31 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan dunia perkuliahan, khususnya bidang psikologi, kepada siswa sejak dini.
Rombongan berangkat dari SMAN 1 Bangil pukul 07.00 WIB dan tiba di Kampus 3 Umsida pada pukul 08.30 WIB.
Setibanya di lokasi, kegiatan langsung dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan FPIP, Eko Hardiansyah, M.Psi., Psikolog.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya mengenal minat dan potensi diri sebelum memilih jurusan kuliah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu siswa memahami dunia psikologi secara nyata, bukan hanya dari teori, tetapi juga praktik,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kaprodi Psikologi, Ghozali Rusyid Affandi, S.Psi., M.A., Zaki Nur Fahmawati, M.Psi., Psikolog, serta laboran psikologi yang akrab disapa Mbak Maya.
Selama kegiatan berlangsung, siswa juga didampingi oleh para asisten laboratorium (aslab) psikologi yang membantu jalannya setiap sesi.
Psikotest dan Materi Kesehatan
Salah satu kegiatan utama dalam Trial College ini adalah pelaksanaan psikotest yang dimulai pukul 09.00 WIB.
Para siswa diberikan kesempatan untuk merasakan langsung proses asesmen psikologi yang biasanya dilakukan di dunia profesional maupun akademik.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga membantu siswa mengenali karakter, potensi, serta kecenderungan minat mereka.
Para aslab psikologi turut mendampingi proses psikotest agar berjalan lancar dan tertib.
Setelah sesi psikotest, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi kesehatan mental pada pukul 10.00 WIB yang dibawakan oleh Zaki Nur Fahmawati, M.Psi., Psikolog.
Materi ini disampaikan di ruang klasikal salah satu laboratorium psikologi.
Dalam pemaparannya, Zaki menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah tekanan akademik dan sosial yang dialami remaja.
“Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Siswa perlu memahami cara mengelola stres dan emosi sejak dini,” jelasnya.
Siswa terlihat antusias mengikuti sesi ini, terutama saat sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas pengalaman mereka sehari-hari.
Interaksi aktif ini menunjukkan tingginya ketertarikan siswa terhadap isu kesehatan mental.
Kampus Tour Lengkapi Pengalaman Belajar Siswa
Memasuki pukul 11.30 WIB, siswa diajak mengikuti campus tour untuk mengenal lebih dekat fasilitas yang dimiliki Program Studi Psikologi Umsida.
Dalam kegiatan ini, mereka diperkenalkan berbagai laboratorium psikologi, ruang kelas, perpustakaan, hingga aula utama.
Kaprodi Psikologi, Ghozali Rusyid Affandi, turut mendampingi siswa selama campus tour berlangsung.
Ia memberikan penjelasan mengenai fungsi setiap fasilitas serta aktivitas pembelajaran yang dilakukan di dalamnya.
“Kami ingin siswa mendapatkan gambaran nyata tentang kehidupan perkuliahan, sehingga mereka bisa lebih siap dalam menentukan pilihan masa depan,” ungkapnya.
Kegiatan Trial College ini ditutup dengan sesi istirahat pada pukul 12.30 WIB sebelum para siswa kembali ke sekolah.
Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan pengalaman yang komprehensif, mulai dari pengenalan akademik, praktik psikologi, hingga eksplorasi lingkungan kampus.
Melalui kegiatan ini, FPIP Umsida berharap dapat terus menjalin hubungan baik dengan sekolah serta memberikan kontribusi nyata dalam membantu siswa merencanakan masa depan pendidikan mereka secara lebih matang.
Penulis: Nabila Wulyandini


















