Calon Dosen dan Guru Pamong

Kegiatan Asinkronus Calon Dosen dan Guru Pamong PPG Tahun 2025

fpip.umsida.ac.id — Calon dosen dan guru pamong yang diajukan oleh Program Studi Pendidikan Profesi Guru (Prodi PPG) Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FPIP Umsida) kini kembali melanjutkan agendanya setelah pembukaan pelatihan oleh Direktorat PPG Pusat.

Kegiatan Asinkronus Sebagai Tindak Lanjut Pelatihan Sinkronus

Calon Dosen dan Guru Pamong

Melalui kegiatan asinkronus pada Senin, 1 September 2025, calon dosen dan guru pamong mendapatkan tugas sebagai tindak lanjut dari sesi sinkronus yang sebelumnya dilaksanakan pada Sabtu, 30 Agustus 2025 bersama narasumber dengan dua topik utama, yakni Pembelajaran PPG untuk Calon Guru dan Guru Tertentu bagi calon dosen serta Penguatan Kompetensi Calon Guru Pamong bagi guru pamong.

Kegiatan asinkronus dirancang untuk memberi ruang praktik nyata melalui tugas mandiri sesuai bidang masing-masing. Tujuannya adalah memastikan peserta mampu mengaplikasikan materi yang telah disampaikan dalam sesi sinkronus.

Lihat Juga: Mempersiapkan Mahasiswa PLP II Tahun 2025: Deep Learning Diajarkan untuk Pembelajaran Bermakna dan Interaktif

Salah satu calon dosen, Feri Tirtoni MPd, menilai kegiatan asinkronus di laboratorium microteaching sangat bermanfaat karena menghadirkan pengalaman nyata dalam mengelola pembelajaran.

Ia menyampaikan, “Melalui kegiatan ini, saya mendapatkan kesempatan untuk meninjau kembali praktik mengajar melalui rekaman video, sehingga lebih mudah melakukan refleksi diri dan perbaikan,” ujarnya.

Praktik Asinkronus Calon Dosen dan Guru Pamong

 

Calon Dosen dan Guru Pamong

 

Pada sesi ini, peserta calon dosen mendapatkan tugas membuat video praktik pembelajaran di kelas PPG calon guru dan guru tertentu. Video tersebut dikembangkan melalui skema peerteaching.

Feri Tirtoni MPd melakukan praktik mengajar dengan membahas topik bullying. Materi dipilih untuk memberikan contoh nyata bagaimana dosen mengelola pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan calon guru.

Menurutnya, kegiatan ini menegaskan pentingnya transparansi, refleksi, dan evaluasi berkelanjutan dalam pengembangan profesionalisme seorang pendidik.

“Dengan pengalaman ini, saya merasa semakin siap untuk mendampingi mahasiswa PPG dalam mempraktikkan pembelajaran, baik dalam aspek teknis maupun pedagogis,” pungkasnya.

Video praktik yang dibuat harus berdurasi 100 menit atau setara 2 SKS, meliputi rangkaian kegiatan dosen memaparkan materi, tanya jawab bersama dosen pengajar, diskusi kelompok, tanya jawab antar mahasiswa, hingga refleksi pembelajaran.

Seluruh praktik ini dilaksanakan di ruang microteaching Kampus 3 Umsida dengan standar simulasi kelas PPG.

Lihat Juga: Kadin Sidoarjo Ajak Guru Tingkatkan Kompetensi di Era Revolusi Industri 4.0 melalui Pelatihan KKA

Sementara itu, calon guru pamong mendapatkan tugas membuat tiga video pembelajaran sesuai tahapan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), yakni asistensi mengajar, mengajar terbimbing, dan mengajar mandiri.

Semua aktivitas dilaksanakan di ruang rapat GKB 7 Kampus 3 Umsida. Tugas ini menggambarkan proses pendampingan mahasiswa PPG secara bertahap hingga mereka mampu mandiri dalam mengajar.

Semua hasil video, baik dari calon dosen dan guru pamong, dikumpulkan melalui Learning Management System (LMS) yang telah disediakan. Mekanisme ini memastikan seluruh peserta menjalankan tugas sesuai alur yang ditentukan serta dapat dipantau secara transparan.

Kegiatan ini dirancang untuk mempersiapkan calon penguji UKPPG. Dengan bekal pengalaman praktik mengajar, calon dosen dan guru pamong dapat memahami alur pembelajaran hingga asesmen yang menjadi dasar penilaian kompetensi mahasiswa PPG. Hal ini selaras dengan tujuan Direktorat PPG Pusat yang ingin meningkatkan kualitas tenaga pendidik profesional melalui sistem yang terstandar.

 

Penulis: Mutafarida

 

 

Bertita Terkini

FPIP Fair
FPIP Fair 2026 Jadi Momentum Terakhir Kebersamaan FPIP Umsida
June 1, 2026By
Psikologi
Mahasiswa Psikologi Umsida Gelar NEXORA 2026
May 29, 2026By
Brain Rot
FOCUSMIND AR Lolos PKM RSH Tawarkan Solusi Brain Rot Siswa
May 28, 2026By
Infografis Competition
REAKSI FPIP Gelar Infografis Competition Pelajar SMP SMA
May 27, 2026By
PKM AI
Mahasiswa PGSD Umsida Lolos PKM AI dengan Media Ular Tangga
May 26, 2026By
Anak Sukorejo Antusias Ikuti Mewarnai Bersama
May 25, 2026By
Bahasa Inggris
Bahasa Inggris Wajib SD Perkuat Kompetensi Global Siswa
May 23, 2026By
Pelecehan Seksual
Trauma Korban Pelecehan Seksual Butuh Ruang Aman
May 22, 2026By

Prestasi

Brain Rot
FOCUSMIND AR Lolos PKM RSH Tawarkan Solusi Brain Rot Siswa
May 28, 2026By
PKM AI
Mahasiswa PGSD Umsida Lolos PKM AI dengan Media Ular Tangga
May 26, 2026By
Tiga Mahasiswa
Tiga Mahasiswa Psikologi Raih Juara Esai Nasional
May 19, 2026By
Dhia Kesuma Raih Penghargaan Olahraga di PILMAPRES 2026
May 6, 2026By
Videografi Psychoverse
Dua Mahasiswa FPIP Raih Juara Videografi Psychoverse
May 5, 2026By

Riset dan Inovasi

Grooming
Pencegahan dan Dampak Child Grooming dalam Kehidupan Sosial
February 24, 2026By
Psikologi Al-Fatihah
Pelatihan Psikologi Al-Fatihah oleh Tim Dosen Psikologi Umsida, Tingkatkan Layanan Guru BK SMA Muhammadiyah 3 Tulangan Sidoarjo
August 20, 2025By
buku
Dosen PG Paud Ciptakan Buku Ajar, Musik Mampu Tingkatkan Kecerdasan Anak Usia Dini
February 5, 2025By