PENARIKAN MAHASISWA DAN PENUTUPAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR PERINTIS 2020

Program Kampus Mengajar Perintis (KMP)2020 telah usai dilaksanakan oleh kakak-kakak mahasiswa FPIP UMSIDA dan diakhiri dengan serangkaian acara penarikan mahasiswa dan penutupan program Kampus Mengajar Perintis (KMP) 2020 pada empat SD di Sidoarjo telah dilaksanakan sejak tanggal 19 s/d 22 Desember 2020. Penutupan yang pertama dilaksanakan di SDN Keboharan Krian pada hari Sabtu, 19 Desember 2020 yang dihadiri oleh ibu Dra. Lilik Masroechah, M.Pd selaku Pengawas TK/SD Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Krian, Bapak Samsul Huda, S.Pd., M.Pd selaku Kepala SDN Keboharan, beserta para guru dan mahasiswa KMP. Dalam acara tersebut, mahasiswa dan para guru menyampaikan kesan terhadap pengalaman selama magang disana dan berharap program KMP ini dapat dilakukan kembali pada masa yang akan datang. Menurut ibu Lilik Masroechah, kegiatan KMP ini bisa diawali dengan survei kebutuhan para guru dan siswa, sehingga kegiatan KMP dapat tepat sasaran sesuai dengan tujuan awal dari kegiatan KMP ini, namun kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh kakak-kakak mahasiswa sudah sangat membantu dalam proses pembelajaran daring.
Penarikan mahasiswa dan penutupan hari kedua dan ketiga dilaksanakan pada tanggal 21 dan 22 Desember 2020 di SDN Jenggot, SD Muhammadiyah 1 Krembung dan SD Muhammadiyah 1 Candi Labschool yang juga dihadiri oleh masing-masing kepala sekolah beserta para guru yang terlibat. Kegiatan penarikan dan penutupan yang terakhir dilakukan secara daring melalui zoom meeting dan live streaming pada Youtube Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) pada hari Rabu, 23 Desember 2020. Acara tersebut dihadari oleh Nadiem Makariem selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, bapak Nazim selaku Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Direktur Jenderal PAUD, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktur Sekolah Dasar, Kepala Pusat di lingkungan kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pimpinan perguruan tinggi, kepala LLDIKTI, kepala sekolah, dan guru pamong sekolah sasaran. Acara diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, sambutan-sambutan, penyampaian hasil monitoring dan evaluasi serta penyerahan sertifikat peserta secara simbolik, dan penutupan.
Program KMP 2020 merupakan salah satu bentuk pelaksanaan MBKM berupa asistensi mengajar di sekolah/satuan pendidikan untuk memberdayakan mahasiwa dalam membantu proses pembelajaran di sekolah dasar berbagai desa dan kota di Indonesia yang terdampak pandemi COVID-19. Kriteria perguruan tinggi yang terlibat adalah Mempunyai program studi sarjana Pendidikan Guru atau program studi sarjana dari bidang ilmu Pendidikan, Psikologi, MIPA, Sastra, dan Teknik serta terakreditasi institusi dan program studi minimum B.
Nadiem berharap, mahasiswa beserta seluruh pihak yang terlibat akan kembali berperan dan berpartisipasi dalam program-program selanjutnya sehingga pendidikan di Indonesia dapat bertransformasi dan berakselerasi. Program KMP 2020 telah berhasil diselenggarakan dan pada tahun 2021 akan ada beberapa kegiatan inovatif dan inspiratif lainnya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dimana mahasiswa dapat terlibat kembali sehingga mahasiswa dapat membantu proses pendidikan di Indonesia.



Related Posts

Leave a Reply